• HAJI SAFRUDIN

    OWNER CUCAKROWO SAFRUDIN FARM JAKARTA

  • TRANSLATE

  • HALAMAN

  • FLAG

    free counters
  • FEEDJIT

  • HOBY MENJADIKAN PENANGKAR CUCAK RAWA

    Penangkar Cucak Rowo
    ASAL MULA MENJADI PENANGKAR CUCAK RAWA. Setelah selesai tugas kami melaksanakan pengabdian pada salah satu perusahaan BUMN (PT.PLN DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG ) di Jakarta akhir tahun 2008,dimana kita harus ada kegiatan utk setiap harinya,oleh karena itu saya berfikir bagaimana nanti kalau sudah memasuki purna tugas ?,dengan persiapan yang telah kita rencanakan 3 tahun sebelumnya,pertama sekali saya coba mencari lokasi yang cocok untuk penangkara ini,dengan beberapa kali kita melakukan survey dimana beberapa tempat kita tinjau,seperti Sukabumi,sekitar LIDO,juga termasuk Cijeruk,Rancamaya,Bogor dan sekitarnya,dan akhirnya kita dapat tempat yang cocok dengan harga yang terjangkau,maka diputuskanlah lokasi ini(disekitar Tapos Bogor) untuk kita beli melalui Notaris di Bogor sekitar Tahun 2005. Kemudian secara perlahan2 saya membangun kandang cucak rawa saat ini sudah terisi penuh dgn indukan dewasa sebanyak 40 kandang, untuk tahap 1(selesai diisi indukan cucakrawa 15 kandang tahun2007,dan tahap 2 dimana 6 kandang baru selesai th 2008,tahap 3 dgn 3 kandang,tahap 10 kanadang dan tahap 5 dgn 6 kandang selesai september 2010),disamping membangun kandangnya saya juga mempersiapkan indukan cucak rawa tersebut,yang kita hunting mencari bahan indukan kurang lebih selama 2 tahun dan saya lakukan penjodohan sendiri,dan pada bulan maret 2007 kandang tersebut diisi dengan indukkan cucak rawa yg disiapkan tersebut,dengan cara setiap bulan diisi ada 1 kandang,ada juga 2 kandang. Sebagai hoby burung cucak rawa sejak tahun 1978 dimana harga seekor burung cucak rawa saat itu di pasar Pramuka Jakarta masih sekitar Rp 25.000,-,dan dengan melihat perkembangan cucak rawa dihabitat alamnya semakian langka,dimana saya merasa terpanggil utk melestarikan burung cucak rawa,dengan cara menjadi penangkar seperti saat ini,dan saat ini setiap bulan sudah bisa menghasikan sekitar sekitar 15 pasang setiap bulannya kemudian melihat perkembagan yang ada dari 40 kandang tersebut akan bertambah dari bulan ini ke bulan berikutnya,bahwa setiap indukan cucak rawa tersebut jika sudah bertelur,setiap 25 hari kita akan panen anakannya secara kontinyu. Dan secara pasti akan bertambah setiap bulan pundi-pundi uang bagi pemilik penangkarnya,Dimana saat ini harga anakan CR dari produksi CUCAKROWO SAFRUDIN FARM JAKARTA harga ada 3 macam anatara lain ada 2,5 jt/ekor , ada juga 3 ,5 jt/ekor dan yang tertinggi 5 jt/ekor .Demikian yang dapat kami sampaikan kepada para penggemar buruk cucak rawa di seluruh tanah air dan tak lupa saya sampaikan salam kicau mania dari H.Safrudin.
  • KALENDER

    February 2018
    M T W T F S S
    « Mar    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728  
  • LOKASI PENANGKARAN

     CUCAKROWO SAFRUDIN FARM<br />  LOKASI TAPOS CIAWI BOGOR

  • JUMLAH KUNJUNGAN

    • 42,959 hits
  • Advertisements

15. Tabloid AGRINA vol 4 Edisi No. 98 / 2009

aggg

02 March 2009
Membiakkan Cucakrawa

Saat ini beberapa klub burung kicauan di Indonesia mulai merasakan susahnya mencari burung ocehan bakalan yang mempunyai suara berkualitas. Padahal dengan melakukan penangkaran, kesulitan itu akan teratasi. Selain itu burung juga lebih mudah untuk dibentuk suaranya sesuai keinginan pemiliknya.

Berdasarkan survei Burung Indoensia dan The Nielsen, sebanyak 58,5% dari jumlah burung kicauan adalah tangkapan alam. Dan setiap tahun jumlah tersebut akan terus meningkat. Tak pelak lama kelamaan burung yang ada di alam ini bakal terancam keberadaannya.

Pada akhirnya, hobi memelihara burung kicauan ini pun tidak bertahan lama. Pastinya, hal ini tidak diinginkan para penggemar burung kicauan yang memelihara untuk sekadar hobi ataupun disertakan dalam lomba.

Tidak Banyak Penangkar

Salah satu cara agar hobi ini tetap bisa berlanjut, maka penangkaran harus dilakukan, tak terkecuali burung cucakrawa (Pynonotus zeylanicus atau straw-headed bulbul). “Dengan penangkaran, cucakrawa yang ada di alam tidak akan terkuras habis,” kata Safrudin, pecinta dan pembudidaya cucakrawa di bilangan Palmerah, Jakarta Barat.

Hobi beratnya terhadap cucakrawa membuat mantan pegawai PT PLN ini membuka peternakan cucakrawa. Menurutnya, cucakrawa tergolong burung yang keberadaannya di alam tinggal sedikit. Memang tidak banyak yang mau melakukan penangkaran burung-burung untuk lomba karena ada anggapan menangkarkan cucakrawa sulit dan merepotkan. Safrudin membenarkannya. “Memang awalnya sulit, tapi kalau kita selalu belajar, kendala itu tidak akan ada lagi,” tegasnya.

satu

Lebih lanjutnya mengenai liputan ini baca di Tabloid AGRINA versi Cetak volume 4 Edisi No. 98 yang terbit pada Rabu, 4 Maret 2009.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: